Tuesday, 31 March 2015

Hive ROM For Redmi Note 3G

Jika anda ingin mencoba alternatif ROM selain MIUI di redmi note anda, maka anda bisa mencoba ROM ini.  ROM ini berbasis kitkat 4.4.2, yang artinya anda bisa menggunakan fitur-fitur yang ada di kitkat.

Download Links:

Password:-p8kg




Ulasan ROM :



  • Kinerja juga baik. Tidak ada Hang. hampir 1.4GB RAM bebas selalu. 
  • WiFI, Bluetooth, GPS bekerja dengan baik tetapi ketika saya Instal ROM pada saat Pengaturan WIFI. itu menunjukkan Peringatan NVRAM Tapi WiFI Bekerja Sempurna. 
  • Untuk Gaming dan Multitasking Kerja Besar seperti yang diharapkan. 
  • Kualitas kamera yang Baik Sama seperti MIUI 6 Tapi tidak ada default Music Player anda perlu Unduh Music Player dari Play store.
  • Aku Terjadi Masalah Aneh / Bug di mana Youtube Kadang-kadang tidak bekerja. di Aplikasi youtube & bahkan dalam Browser. 
  • Kamera adalah Awesome Dan lebih baik daripada MIUI 6 5.3.3. 
  • Kinerja Baterai Baik 
  • Fitur Baru: - Cool UI, Ikon seperti MIUI Tapi Ada App drawer Yang tidak ada di MIUI
  • Berjalan Android 4.4.2


Bugs / Masalah:

  • Tidak ada APP Musik (Not A BUG)
  • Peringatan NVRAM pada Welcome Screen tapi tidak ada masalah sampai sekarang
  • Baterai Cadangan rata-rata.
  • Min Lag saat Switching aplikasi.















Tuesday, 24 March 2015

Compare MIUI V6 vs MIUI V5 di Mi 3

Penulis membaca di sebuah forum tentang perbandingan MIUI V6 dengan MIUI v5. Pada perbandinganya si penulis tersebut menggunakan dua Xiaomi Mi 3, dimana satunya menggunakan MIUI v5 dan satunya menggunakan MIUI V6.


Berikut hasil yang disimpulkan oleh penulisa pada forum tersebut

1. Menyalakan dan mereboot sistem
DIkatakan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk booting ternyata lebih cepat MIUI v6 selama 4s dibandingkan MIUI V5









2. Home screen, lockscreen dll
Home screen, lock screen, weather, clock, record, FM radio, calculator, dll...memiliki tampilan yang berbeda dengan MIUI V5. Dimana tampilanya lebih cantik dibandingkan dengan MIUI V5

3. Automatic brightness

MIUI V6 membuat tampilan layar dari Mi3 tampak lebih cerah dibandingkan dengan MIUI V5

4. Compass
Pada kompas di versi 6 menunjukkan accurasi yang sama dengan versi 5. Namun  dalam MIUI V6 memiliki satu lagi fitur baru - yang merupakan kompas vertikal . Bila Anda meluruskan ponsel aplikasi Kompas menunjukkan apa yang dilihat kamera Anda dan mengacu pada legenda kompas ponsel Anda .


5. AnTuTu Benchmark 4 and 5.

Berikut compare dari antutu bechmark MIUI V5 vs MIUI V6

Miui V5:                                                        
Miui V6:
Antutu 4: 35 444                                          
Antutu 4: 33 842
Antutu 5: 40 045                                          
Antutu 5: 41 916


6 . memori Ram

MIUI V6 memiliki lebih banyak free ram  dari MIUI V5 . Dalam MIUI V5 Free Ram selalu pada 400 MB . Sementara di MIUI V6 , dengan aplikasi yang sama , saya memiliki hingga 800 MB . 

7. Browser

Browser sedikit lebih cepat dari yang sebelumnya . Namun kelemahanya adalah tidak bisa membuka file flash

8. Kamera

Pada fitur kamera ada sedikit perbaikan tapi tidak cukup . berikut hasil uji dari kamera dengan menggunakan MIUI V6 dan MIUI V5

Kamera depan dalam ruangan

Miui V6 camera membuat foto lebih cerah . gambar yang dikanan meihatkan bahwa Kamera MIUI V5 lebih gelap dan diperbesar.

Kamera depan luar ruangan

Miui V6 camera gambar yang dihasilkan lebih baik. 

Kamera belakang autofocus


Miui V6 camera memiliki warna yang lebih baik dan ketika di zoom sedikit lebih baik dibandingkan dengan menggunakan MIUI V5

Kamera Belakang (autofocus+HDR)

Di Miui V6, warna detail photo lebih baik dan lebih natural

Kamera Belakang Luar Ruangan


MIUI V6 foto memiliki warna alami , baik saat memperbesar gambar tidak buram . MIUI V5 foto memiliki gangguan ringan .

Kamera Belakang Luar Ruangan + HDR

MIUI V6 , warna yang dihasilkan sedikit lebih baik , dan tidak begitu buram ketika di zoom seperti MIUI V5 .

Max  zoom camera


Selama mengambil video di MIUI v6 dapat memperbesar hingga x6.1 , gambar yang lebih terang dan lebih kabur . Sementara MIUI V5 Anda mungkin tampilannya hingga x6.06 , dan gambar lebih gelap dan lebih kabur  .

Night camera



Friday, 20 March 2015

Beberapa masalah dalam pembuatan service di SMS Gateway

Jika kita menggunakan sms gateway maka kita tidak perlu melakukan konfigurasi manual, namun cukup mengikuti wizard dari instalasinya. Namun ada beberapa masalah ketika kita membuat service sms gateway. Diantaranya adalah gagalnya instalasi service, ataupun lamanya proses pembuatan service.



Untuk mengatasinya caranya adalah berikut :

A. Non Aktifkan User Account Control (UAC)

klik control panel  -> ketik UAC


Kemudian geser ke bawah slidernya


Kemudian klik ok

B. Berikan akses administrator untuk file gammu-smsd.exe

Jika cara pertama tidak mempan maka perlu kita gabungkan dengan cara kedua yaitu memberikan akses administrator untuk file gammu-smsd.exe. Caranya adalah buka folder sms gateway anda dan cari file gammu-smsd.exe.

Klik kanan file tersebut dan pilih properties


Klik tab compatibility kemudian pilih change settings for all users kemudian centang checkbox run this program as an administrator 








Thursday, 19 March 2015

Dimana mencari Custome ROM untuk Redmi Note 3G

Salah satu keunggulan smartphone berbasis android adalah banyaknya custome ROM yang bisa kita pasang di android kita. Jika kita merasa bosan mungkin dengan tampilan android yang kita miliki maka kita bisa menggantinya dengan custome ROM nya milik samsung, HTC, sony, Xiaomi, LG, Lenovo. Nah bagi anda pengguna redmi note 3G maka ada banyak pilihan terkait dengan ROM bagi smarthphone ini.







Nah pada artikel saya kali ini saya tidak akan mengajarkan bagaimana cara memasang custome ROM, saya akan menshare link tempat anda bisa mendownload custome ROM bagi smartphone redmi note 3G

1. Forum XDA [kunjungi]
Di forum xda ini anda bisa menemukan berbagai macam custome ROM untuk android anda

2. Forum Moviles [kunjungi]
Walaupun forum ini berbahasa spanyaol kita bisa mengaktifkan terjemahan menggunakan google chrome

3. Needrom [kunjungi]
Di website ini kita bisa mendownload puluhan custome rom redmi note 3G kita

4. Forum MIUI [kunjungi]
Di forum miui ini disediakan banyak pilihan dari redmi note 3G

Penulis belum mencoba semuanya. Jika ada pertanyaan mana yang dipakai oleh penulis ? penulis menggunakan MIUI 6 beta, sambil nunggu versi stabil

Menonaktifkan Peringatan Aplikasi yang butuh akses Rooting di MIUI 6

Jika anda pengguna dari ROM MIUI 6 official beta, maka ROM MIUI 6 anda sudah pre rooted. Namun ada sedikit  masalah ketika kita menjalankan aplikasi yang membutuhkan akses root. DImana waktu untuk mengijinkan aplikasi yang meminta akses root terlalu lam, dan harus melalui beberapa step.







Gambar  diatas adalah gambar bahwa proses mengizinkan aplikasi yang membutuhkan akses root melalui beberapa tahap. Ada beberapa cara untuk menyingkatnya yaitu bisa menggunakan aplikasi super SU (penulis belum mencoba) dan yang kedua menggunakan module WSM Remove Root Grant Time.






Caranya :
1. Pasang WSM (lihat tutorial pasang wsm)

2. Download module Remove Root Grant Time (download)

3. Aktifkan module Remove Root Grant Time melalui aplikasi WSM


4. Sekarang coba aktifkan program yang membutuhkan akses root di security -- Permisions -- root access. Maka prosedur pengijinanya hanya satu kali


Wednesday, 18 March 2015

New Manual SMS Gateway

Setelah lama tidak mengupdate manual dari sms gateway kami, akhirnya beberapa hari ini kami sempatkan untuk mengupdate manual dari sms gateway ini. Terdapat beberapa perbaikan berkaitan tentang manual ini. Diantaranya adalah pemisah antara manual produk sms-sms gateway kami. Berikut update manual dari sms gateway kami :



1. SMS Gateway 2.1 [download]

2. SMS Gateway Multi User [download]

3. SMS Gateway Plus Nota [download]

4. SMS Gateway For School [download]


Manual SMS Gateway yang lain menyusul

Thursday, 12 March 2015

Masalah import menggunakan file excel di SMS Gateway

Fitur memasukkan data melalui import file excel memang sangat membantu dalam melakukan entry data pada SMS Gateway. Namun beberapa masalah muncul yang dialami oleh klien kami berkaitan tentang entry data melalui file excel ini. Masalahnya adalah tidak semua data yang ada di excel masuk ke dalam database.

Setelah kami menyelidi masalah tersebut akhirnya kami menemukan penyebabnya. Penyebabnya adalah terdapat karakter ' di file excel tersebut. Sehingga bentrok dengan script php dan gagal. Untuk menanganinya, ketika memasukkan data di excel jangan sampai meyertakan karakter tersebut.

Berikut contoh data yang terdapat karakter '


Wednesday, 11 March 2015

Mencium Anak-Anak Mendatangkan Rahmat


Sering kita dapati seseorang yang mendidik anaknya dengan cara yang keras…dengan menggunakan pukulan..bahkan tendangan…
Bahkan jika tangannya telah lelah memukul maka iapun menggunakan tongkat atau cambuk untuk memukul anaknya. Sementara jika bertemu dengan sahabat-sahabatnya jadilah ia orang yang paling lembut dan ramah.
Memang benar bahwa boleh bagi seorang ayah atau ibu untuk mendidik anaknya dengan memukul, akan tetapi hal itu keluar dari hukum asal. Karena hukum asal dalam mendidik…bahkan dalam segala hal adalah dengan kelembutan. Kita –sebagai orang tua- tidak boleh berpindah kepada metode pemukulan kecuali jika kondisinya mendesak. Itupun tidak boleh dengan pemukulan yang semena-mena, semau kita, seperti pukulan yang menimbulkan bekas…terlebih lagi yang mematahkan tulang…

Sering syaitan menghiasi para orang tua dengan  menjadikan mereka menyangka bahwa metode kekerasan dalam mendidik anak-anak adalah metode yang terbaik dan praktis serta metode yang singkat dan segera mendatangkan keberhasilan. Karena dengan kekerasan dalam sekejap sang anak menjadi penurut. ‘
Ingatlah ini semua hanyalah was-was syaitan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :
مَا كَانَ الرِّفْقُ فِي شَيْءٍ إِلَّا زَانَهُ وَلَا نُزِعَ مِنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ
“Tidaklah kelembutan pada sesuatupun kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatupun kecuali akan memperburuknya” (Dishahihkan oleh Al-Albani)
Memang benar…jika seorang anak disikapi keras maka ia akan nurut dan patuh…akan tetapi hanya sekejap dan sementara…
Kenyataan yang ada menunjukan bahwa jika seorang ayah atau ibu yang senantiasa memukuli dan mengerasi anak-anak mereka akan menimbulkan dampak buruk:
  1. Jadilah kedua orang tua tersebut berhati keras…, hilang kelembutan dari mereka, karena mereka telah membiasakan kekerasan dalam hati mereka
  2. Bahkan anak-anak mereka yang sering mereka pukuli pun menjadi keras…, keras dan kasar sikap mereka dan juga keras hati mereka.
  3. Bahkan tidak jarang sang anak yang dikerasi maka semakin menjadi-jadi keburukannya.  Terutama jika sang anak merasa aman dari control kedua orang tuannya. Hal ini menunjukan sikak keras terhadap seringnya tidak membuahkan keberhasilan dalam mendidik anak-anak.
  4. Kalaupun metode kekerasan berhasil merubah sang anak menjadi seorang anak yang “tidak nakal” maka bagaimanapun akan berbeda hasilnya dengan seorang anak yang dibina dengan kelembutan. Seorang anak yang “tidak nakal” yang merupakan buah metode kekerasan tidak akan memiliki kelembutan dalam sikap dan tutur kata serta kelembutan hati yang dimiliki oleh seorang anak yang dididik dengan penuh kelembutan !!.
Adapun jika kedua orang tua bersikap lembut kepada anak-anak mereka, dan tidak memukul kecuali dalam kondisi terdesak, sehingga tidak keseringan…maka akan menimbulkan banyak dampak positif, diantaranya,
  1. Kedua orang tua tetap bisa menjaga kelembutan hati keduanya
  2. Kelembutan hati anak-anak mereka juga bisa terjaga, demikian pula akhlak anak-anak mereka menjadi akhlak yang mulia. Karena mereka telah meneladani kedua orang tua mereka yang selalu bersikap lembut dan sayang kepada mereka.
  3. Anak-anak tatkala telah dewasa maka yang mereka selalu kenang adalah kebaikan, kelembutan, ciuman kedua orang tua mereka yang telah bersabar dalam mendidik mereka. Jadilah mereka anak-anak yang berbakti yang selalu ingin membalas budi kebaikan kedua orang tua mereka.
  4. Kedua orang tua akan mendapatkan rahmat Allah dan ganjaran dari Allah karena sikap lembut mereka kepada anak-anak mereka
Abu Hurairah –semoga Allah meridhoinya- berkata :
قَبَّلَ النَّبِىّ صلى الله عليه وسلم الْحَسَنَ بْنَ عَلِىٍّ ، وَعِنْدَهُ الأقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ التَّمِيمِىُّ جَالِسًا ، فَقَالَ الأقْرَعُ : إِنَّ لِى عَشَرَةً مِنَ الْوَلَدِ مَا قَبَّلْتُ مِنْهُمْ أَحَدًا ، فَنَظَرَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم، ثُمَّ قَالَ : مَنْ لا يَرْحَمُ لا يُرْحَمُ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencium Al-Hasan bin ‘Ali, dan di sisi Nabi ada Al-Aqro’ bin Haabis At-Tamimiy yang sedang duduk. Maka Al-Aqro’ berkata, “Aku punya 10 orang anak, tidak seorangpun dari mereka yang pernah kucium”. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallampun melihat kepada Al-‘Aqro’ lalu beliau berkata, “Barangsiapa yang tidak merahmati/menyayangi maka ia tidak akan dirahmati” (HR Al-Bukhari no 5997 dan Muslim no 2318)
Dalam kisah yang sama dari ‘Aisyah –semoga Allah meridhoinya- ia berkata :
جَاءَ أَعْرَابِى إِلَى النَّبِى صلى الله عليه وسلم فَقَالَ : تُقَبِّلُونَ الصِّبْيَانَ ، فَمَا نُقَبِّلُهُمْ ، فَقَالَ النَّبِى صلى الله عليه وسلم أَوَأَمْلِكُ لَكَ أَنْ نَزَعَ اللَّهُ مِنْ قَلْبِكَ الرَّحْمَةَ
“Datang seorang arab badui kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Apakah kalian mencium anak-anak laki-laki?, kami tidak mencium mereka”. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Aku tidak bisa berbuat apa-apa kalau Allah mencabut rasa rahmat/sayang dari hatimu” (HR Al-Bukhari no 5998 dan Muslim no 2317)
Ibnu Batthool rahimahullah berkata, “Menyayangi anak kecil, memeluknya, menciumnya, dan lembut kepadanya termasuk dari amalan-amalan yang diridhoi oleh Allah dan akan diberi ganjaran oleh Allah. Tidakkah engkau perhatikan Al-Aqro’ bin Haabis menyebutkan kepada Nabi bahwa ia memiliki 10 orang anak laki-laki tidak seorangpun yang pernah ia  cium, maka Nabipun berkata kepada Al-Aqro’ ((Barang siapa yang tidak menyayangi maka tidak akan disayang)).
Maka hal ini menunjukan bahwa mencium anak kecil, menggendongnya, ramah kepadanya merupakan perkara yang mendatangkan rahmat Allah. Tidak engkau perhatikan bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggendong (*cucu beliau) Umaamah putrinya Abul ‘Aash (*suami Zainab putri Nabi) di atas leher beliau tatkala beliau sedang sholat?, padahal sholat adalah amalan yang paling mulia di sisi Allah dan Allah telah memerintahkan kita untuk senantiasa khusyuk dan konsentrasi dalam sholat. Kondisi Nabi yang menggendong Umaamah tidaklah bertentangan dengan kehusyu’an yang diperintahkan dalam sholat. Nabi kawatir akan memberatkan Umaamah (*si kecil cucu beliau) kalau beliau membiarkannya dan tidak digendong dalam sholat.
Pada sikap Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini merupakan teladan yang paling besar bagi kita, maka hendaknya kita meneladani beliau dalam menyayangi anak-anak baik masih kecil maupun yang besar, serta berlemah lembut kepada mereka” (Syarh Shahih Al-Bukhari karya Ibnu Batthool, 9/211-212)
Syaikh Ibnu Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
مَنْ لا يَرْحَمُ لا يُرْحَمُ
(Barangsiapa yang tidak merahamati maka tidak dirahmati), yaitu barangsiapa yang tidak merahmati manusia maka ia tidak akan dirahmati oleh Allah Azza wa Jalla –kita berlindung kepada Allah akan hal ini-, serta Allah tidak memberi taufiq kepadanya untuk merahmati. Hadits ini menunjukan bahwa bolehnya mencium anak-anak kecil karena rahmat dan sayang kepada mereka, apakah mereka anak-anakmu ataukah cucu-cucumu dari putra dan putrimu atau anak-anak orang lain. Karena hal ini akan mendatangakna rahmat Allah dan menjadikan engkau memiliki hati yang menyayangi anak-anak. Semakin seseorang rahmat/sayang kepada hamba-hamba Allah maka ia semakin dekat dengan rahmat Allah. Bahkan Allah mengampuni seorang wanita pezina tatkala wanita pezina tersebut merahmati seekor anjing yang menjilat-jilat tanah karena kehausan…
Jika Allah menjadikan rasa rahmat/kasih sayang dalam hati seseorang maka itu merupakan pertanda bahwa ia akan dirahmati oleh Allah…”
“Maka hendaknya seseorang menjadikan hatinya lembut, ramah, dan sayang (kepada anak-anak), berbeda dengan kondisi sebagian orang bodoh. Bahkan tatkala anaknya yang masih kecil menemuinya sementara ia sedang di warung kopi maka iapun membentak dan mengusir anaknya. Ini merupakan kesalahan. Lihatlah bagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling baik dan mulia akhlak dan adabnya. Suatu hari beliau sedang sujud –tatkala beliau mengimami para sahabat- maka datanglah Al-Hasan bin Ali bin Abi Thoolib, lalu –sebagaiman sikap anak-anak-, Al-Hasanpun menaiki pundak Nabi yang dalam kondisi sujud. Nabipun melamakan/memanjangkan sujudnya.
Hal ini menjadikan para sahabat heran.. Mereka berkata :
هَذِهِ سَجْدَةٌ قَدْ أَطَلْتَهَا، فَظَنَنَّا أَنَّهُ قَدْ حَدَثَ أَمْرٌ، أَوْ أَنَّهُ يُوحَى إِلَيْكَ
“Wahai Rasulullah, engkau telah memperpanjang sujudmu, kami mengira telah terjadi sesuatu atau telah diturunkan wahyu kepadamu”),
Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada mereka,
ذَلِكَ لَمْ يَكُنْ، وَلَكِنَّ ابْنِي ارْتَحَلَنِي، فَكَرِهْتُ أَنْ أُعَجِّلَهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ
“Bukan…, akan tetapi cucuku ini menjadikan aku seperti tunggangannya, maka aku tidak suka menyegerakan dia hingga ia menunaikan kemauannya” (HR Ahmad no 16033 dengan sanad yang shahih-pen dan An-Nasaai no 1141 dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Yaitu aku tidak ingin segera bangkit dari sujudku hingga ia menyelesaikan keinginannya. Ini buah dari rasa kasih sayang.
Pada suatu hari yang lain Umamah binti Zainab putri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang masih kecil dibawa oleh Nabi ke masjid. Lalu Nabi sholat mengimami para sahabat dalam kondisi menggendong putri mungil ini. Jika beliau sujud maka beliau meletakkannya di atas tanah, jika beliau berdiri maka beliau menggendongnya. Semua ini beliau lakukan karena sayang kepada sang cucu mungil. Padahal bisa saja Nabi memerintahkan Aisyah atau istri-istrinya yang lain untuk memegang cucu mungil ini, akan tetapi karena rasa kasih sayang beliau. Bisa jadi sang cucu hatinya terikat senang dengan kakeknya shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Nabi ingin menenangkan hati sang cucu mungil.
Pada suatu hari Nabi sedang berkhutbah, lalu Al-Hasan dan Al-Husain (yang masih kecil) datang memakai dua baju –mungkin baju baru-. Baju keduanya tersebut kepanjangan, sehingga keduanya tersandung-sandung jatuh bangun tatkala berjalan. Maka Nabipun turun dari mimbar lalu menggendong keduanya dihadapan beliau (di atas mimbar) lalu beliau berkata:
صَدَقَ اللهُ إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلاَدُكُمْ فِتْنَةٌ نَظَرْتُ إِلَى هَذَيْنِ الصَّبِيَّيْنِ يَمْشِيَانِ وَيْعْثُرَانِ فَلَمْ أَصْبِرْ حَتَّى قَطَعْتُ حَدِيْثِي وَرَفَعْتُهُمَا
“Maha benar Allah…”Hanyalah harta kalian dan anak-anak kalian adalah fitnah”, aku melihat kedua anak kecil ini berjalan dan terjatuh, maka aku tidak sabar hingga akupun memutuskan khutbahku dan aku menggendong keduanya” (HR At-Thirmidzi no 2969 dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Kemudian beliau melanjutkan khutbah beliau (lihat HR Abu Dawud no 1016 dan dishahihkan oleh Al-Albani)
Yang penting  hendaknya kita membiasakan diri kita untuk menyayangi anak-anak, demikian juga menyayangi semua orang yang butuh kasih sayang, seperti anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang lemah (tidak mampu) dan selain mereka. Dan hendaknya kita menjadikan dalam hati kita rasa rahmat (kasih sayang) agar hal itu menjadi sebab datangnya rahmat Allah bagi kita, karena kita juga butuh kepada rahmat” (dari Syarah Riyaad As-Shoolihiin, dengan sedikit perubahan)
Sungguh mulia akhlak Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada anak-anak…beliau menggendong anak-anak…bahkan dalam sholat beliau, karena kasih sayang kepada anak-anak …mencium anak-anak adalah ibadah…mendatangkan rahmat Allah. Bahkan beliau pernah berjalan cukup jauh hanya untuk mencium putra beliau Ibrahim.
Anas Bin Malik –semoga Allah meridhoinya- berkata :
«مَا رَأَيْتُ أَحَدًا كَانَ أَرْحَمَ بِالْعِيَالِ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»، قَالَ: «كَانَ إِبْرَاهِيمُ مُسْتَرْضِعًا لَهُ فِي عَوَالِي الْمَدِينَةِ، فَكَانَ يَنْطَلِقُ وَنَحْنُ مَعَهُ فَيَدْخُلُ الْبَيْتَ وَإِنَّهُ لَيُدَّخَنُ، وَكَانَ ظِئْرُهُ قَيْنًا، فَيَأْخُذُهُ فَيُقَبِّلُهُ، ثُمَّ يَرْجِعُ»
“Aku tidak pernah melihat seorangpun yang lebih sayang kepada anak-anak dari pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Putra Nabi (yang bernama) Ibrahim memiliki ibu susuan di daerah Awaali di kota Madinah. Maka Nabipun berangkat (*ke rumah ibu susuan tersebut) dan kami bersama beliau. lalu beliau masuk ke dalam rumah yang ternyata dalam keadaan penuh asap. Suami Ibu susuan Ibrahim adalah seorang pandai besi. Nabipun mengambil Ibrahim lalu menciumnya, lalu beliau kembali” (HR Muslim no 2316)
Karenanya…bersabarlah wahai para orang tua dalam mendidik anak kalian…sayangilah mereka…peluklah mereka…ciumlah mereka….semuanya akan mendatangkan pahala dan rahmat Allah.
Ditulis oleh Al-Ustadz Firanda Andirja, M.A.

Yakjuj & Makjuj

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba’du,
Kita awali dari sejarah benteng yakjuj dan makjuj. Informasi tentang yakjuj dan makjuj yang paling awal kita dapatkan adalah keterangan yang Allah sebutkan dalam al-Quran, tepatnnya di surat al-Kahfi.
ثُمَّ أَتْبَعَ سَبَبًا . حَتَّى إِذَا بَلَغَ بَيْنَ السَّدَّيْنِ وَجَدَ مِنْ دُونِهِمَا قَوْمًا لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ قَوْلًا . قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَى أَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا .
Kemudian dia menempuh suatu jalan yang lain. Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata: “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?” (QS. al-Kahfi: 92 – 94)
Pada ayat di atas, Allah menceritakan seorang raja yang adil, Dzul Qarnain yang kekuasaannya membentang dari timur hingga barat. Dia pernah mendatangi ujung-ujung daerah kekuasaannya. Salah satu yang didatangi Dzul Qarnain adalah sebuah kaum yang mereka menetap di daerah antara dua gunung (baina saddain). Menurut tafsir Ibnu Abbas, dua gunung itu antara Armenia dan Azerbaijan. (Zadul Masir, 4/250).
Kaum inilah yang mengeluhkan keberadaan Yakjuj dan Makjuj karena mereka suka mengganggu. Sehingga mereka minta dibuatkan benteng besar yang bisa menghalangi mereka dari kehadiran Yakjuj dan Makjuj. Bakan mereka sanggup bayar harta, agar bisa dibuatkan benteng itu. Mereka mengatakan – seperti yang dikutip dalam ayat di atas –,
Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?
Atas permintaan ini, Dzulqarnain membuatkan tembok sangat besar yang terbuat dari cor besi dan tembaga. Dia lelehkan besi dan tembaga dengan semburan api, yang dibantu masyarakat kaum tersebut.
Allah ceritakan,
قَالَ مَا مَكَّنِّي فِيهِ رَبِّي خَيْرٌ فَأَعِينُونِي بِقُوَّةٍ أَجْعَلْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ رَدْمًا ( )  آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ حَتَّى إِذَا سَاوَى بَيْنَ الصَّدَفَيْنِ قَالَ انفُخُوا حَتَّى إِذَا جَعَلَهُ نَارًا قَالَ آتُونِي أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًا
Dzulkarnain berkata: “Kekuasaan yang diberikan Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka bantulah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka ( ) berilah aku potongan-potongan besi.” Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: “Tiuplah api itu.” Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu (QS. al-Kahfi: 95 – 96)
Allah memberikan jaminan, mereka tidak akan mampu menaiki benteng itu untuk  keluar darinya dan tidak bisa mereka lubangi. Allah menegaskan di lanjutan ayat,
فَمَا اسْطَاعُوا أَن يَظْهَرُوهُ وَمَا اسْتَطَاعُوا لَهُ نَقْبًا
“Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya.” (QS. al-Kahfi: 97).
Mereka terus berusaha melubanginya untuk bisa keluar dari benteng itu. Setelah mereka berhasil membuat lubang sebesar satu jari, Allah menutupnya kembali. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إن يأجوج ومأجوج يحفرون كل يوم ، حتى إذا كادوا يرون شعاع الشمس ، قال الذي عليهم : ارجعوا فسنحفره غداً ، فيعيده الله أشد ما كان
Yakjuj dan Makjuj selalu menggali (benteng itu) setiap hari, sampai ketika mereka hampir melihat cahaya matahari, pemimpin mereka mengatakan, “Mari kita pulang, kita lanjutkan besok.” Lalu Allah mengembalikan bekas lubang itu lebih kuat dari sebelumnya. (HR. Ahmad 10913, Ibnu Majah 4218 dan dishahihkan al-Albani)
Di mana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri, Yakjuj Makjuj telah berhasil melubangi sebesar satu lingkaran jari telunjuk dan jempol. Dan beliau merasa sangat cemas dan ketakutan. Zainab Radhiyallahu ‘anha pernah menceritakan ketakutan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di suatu malam. Beliau tiba-tiba terbangun dengan wajah pucat memerah,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وَيْلٌ لِلْعَرَبِ مِنْ شَرٍّ قَدِ اقْتَرَبَ فُتِحَ الْيَوْمَ مِنْ رَدْمِ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مِثْلُ هَذِه
Laa ilaaha illallaah, sungguh, keburukan yang akan menimpa manusia telah dekat. Pada hari ini, benteng Yakjuj dan Makjuj telah terbuka selebar ini. Beliau berisyarat membuat lingkaran dengan jari telujuk dan jempol. (HR. Bukhari 3346, Muslim 7416 dan yang lainnya).
Akan Keluar Setelah Tiba Waktunya
Demikianlah pendapat yang kuat dan ini keyakinan ahlus sunah. Yakjuj Makjuj hanya akan keluar dari benteng itu, setelah Allah izinkan. Dan itu muncul di akhir zaman, sebagai deretan tanda kedatangan kiamat.
Di lanjutan ayat, setelah berhasil membangun tembok itu, Dzulqarnain mengatakan,
قَالَ هَذَا رَحْمَةٌ مِنْ رَبِّي فَإِذَا جَاءَ وَعْدُ رَبِّي جَعَلَهُ دَكَّاءَ وَكَانَ وَعْدُ رَبِّي حَقًّا
Dzulkarnain mengatakan, “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar.”
Ketika benteng itu terbuka, mereka langsung keluar secara bergelombang, layaknya ombak lautan. Allah menyatakan,
وَتَرَكْنَا بَعْضَهُمْ يَوْمَئِذٍ يَمُوجُ فِي بَعْضٍ وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَجَمَعْنَاهُمْ جَمْعًا
Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara satu dengan yang lain. Kemudian ditiup sangkakala (kiamat), lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.
Allah juga menegaskan di surat al-Anbiya:
حَتَّى إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٍ يَنسِلُونَ – وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَاخِصَةٌ أَبْصَارُ الَّذِينَ كَفَرُوا يَا وَيْلَنَا
Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.
Mereka keluar setelah Nabi Isa turun dan berhasil membantai Dajjal. Dalam hadis yang panjang, dari Nawwas bin Sam’an Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan rentetan tanda kiamat,
“Ketika Dajjal sudah sangat banyak kerusakannya, lalu Allah mengirim ‘Isa putra Maryam turun di sebelah timur Damaskus di menara putih dengan mengenakan dua baju (yang dicelup wars dan za’faran) seraya meletakkan kedua tangannya di atas sayap dua malaikat, bila ia menundukkan kepala, air pun menetas. Bila ia mengangkat kepala, air pun bercucuran seperti mutiara. Tidaklah orang kafir mencium bau dirinya melainkan ia akan mati. Sungguh bau nafasnya sejauh mata memandang. Isa mencari Dajjal hingga menemuinya di Bab Lud lalu membunuhnya. Setelah itu Isa bin Maryam mendatangi suatu kaum yang dijaga oleh Allah dari Dajjal. Ia mengusap wajah-wajah mereka dan menceritakan tingkatan-tingkatan mereka di surga. Kemudian Allah wahyukan kepada Isa bahwa Sungguh Aku (Allah) telah mengeluarkan hamba ciptaan-Ku yang tidak sanggup seorang pun memerangi mereka. Maka berlindunglah wahai hambaKu ke bukit Thur. Lalu Allah mengirim Ya’juj dan Ma’juj dalam keadaan berjalan cepat dari semua arah, lalu kelompok pertama mereka melewati danau Thobariyah lalu meminum semua isinya dan kelompok akhir mereka melewati danau tersebut lalu mengatakan: dahulu pernah ada air disini. Nabi Isa dan sahabat-sahabatnya terkepung sampai kepala sapi jantan lebih berharga bagi seorang dari mereka dari seratus dinar milik salah seorang dari kalian sekarang ini. Lalu Nabi Isa dan para sahabatnya memohon kepada Allah. Kemudian Allah kirim ulat (yang biasa ada pada onta yang berpenyakit) pada leher-leher mereka sehingga mereka menjadi mayat-mayat yang bergelimpangan seperti kematian satu jiwa. Kemudian Nabi Isa dan para sahabatnya turun (dari bukit) ke daratan dan tidak mendapatkan satu jengkal pun di tanah kecuali dipenuhi oleh mayat dan bau busuk mereka.” (HR. Muslim 2937)

Mereka Manusia Biasa

Yakjuj Makjuj adalah nama dua suku. Mereka keturunan Adam, manusia biasa seperti kita. Menurut Ibnu Katsir, Yakjuj Makjuj keturunan Nabi Nuh dari jalur Yafits Abu Turk. (an-Nihayah, 1/201).
Diantara bukti bahwa Yakjuj dan Makjuj itu manusia adalah hadis dari Abu Sa’id al-Khudri, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadis qudsi,
يقول الله تعالى: يا آدم, فيقول: لبيك وسعديك والخير فى يديك. فيقول تعالى: أخرج بعث النار. قال: وما بعث النار؟ قال: من كل ألف تسعمائة وتسعة وتسعين. فعنده يشيب الصغير( وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكَارَى وَمَاهُم بِسُكَارَى وَلَكِنَّ عَذَابَ اللهِ شَدِيدٌ ) قالو: يارسول الله وأينا ذلك الواحد؟ قال: أبشروا فإن منكم رجلا ومن يأجوج ومأجوج ألف.
Allah berfirman, “Wahai Adam. Ia pun menjawab, “Ya, aku memenuhi panggilan-Mu, dan kebaikan ada di tangan-Mu.
Allah berfirman, “Keluarkanlah ba’tsun nar! (rombongan neraka)”
Ia bertanya, “Apakah ba’tsun nar itu?”
Allah berfirman, “Dari setiap 1000 orang, 999 orang sebagai ba’tsun nar. Saat itulah anak kecil menjadi tua. “Dan gugurlah segala kandungan wanita yang hamil dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal mereka sebenarnya tidak mabuk. Akan tetapi azab Allah itu sangat keras“. (QS. al Hajj: 2)
Mereka bertanya, “Siapakah di antara kami yang termasuk orang yang satu itu?”
Beliau bersabda, “Bergembiralah! Sesungguhnya dari kalian satu orang dan dari Ya`juj dan Ma`juj seribu orang”. (HR. Bukhari 6530).
Masih banyak beberapa informasi tentang Yakjuj dan Makjuj. Kita cukupkan dulu, untuk mencoba menggali pelajaran darinya terkait dengan kasus yang ditanyakan,
Pertama, bahwa yakjuj dan makjuj hanya akan keluar di akhir zaman, setelah munculnya Dajjal.
Kedua, benteng itu Allah rahasiakan. Tidak ada satupun manusia yang tahu. Sehingga percuma orang melakukan penelitian untuk mencarinya.
Ketiga, Yakjuj dan Makjuj keluar sendiri. Setelah benteng itu rusak dengan izin Allah. Mereka tidak dibebaskan oleh masyarakat di sekitarnya.
Keempat, Yakjuj Makjuj itu manusia, anak keturunan Adam. Berbentuk manusia, bukan makhluk salamander.

Media Liberal Sumber Dusta

Sebenarnya penemuan NASA tentang manusia bawa tanah, bukan sesuatu yang istimewa. Namun media di tempat kita terlalu berlebihan memberitakannya. Awalnya media liberal, lalu diikuti media islam yang kurang bertanggung jawab.
Sebenarnya mereka hanyalah geladangan yang menghabiskan puluhan tahun hidupnya di terowongan-terowongan kereta bawah tanah di New York.
Yang sangat ‘menyebalkan’, situs berita itu membuat ilustrasi makhuk menyeramkan, layaknya manusia berkepala kadal, yang ternyata itu diambil dari sebuah film science-fiction, yang dibuat pada tahun 1956.
Yang menyedihkan, media ‘islam’ mengutipnya dan menghubungkannya dengan Yakjuj dan Makjuj. Allahul musta’an. Kita layak prihatin dengan sikap ini.
Karena itu, penting kami ingatkan, agar kita kedepankan sikap suudzan (buruk sangka) terhadap media liberal atau yang kurang bertanggung jawab itu. Sehingga kita tidak mudah ditipu para penipu.
Allahu a’lam.